Apakah Cuka Apel Halal?

Cuka yang dibuat dari butir-butiran serealia, cuka yang dibuat dari buah-buahan, dan cuka yang dibuat dari asam asetat glasial hukumnya halal. Namun, cuka yang dibuat dari khamr (wine, spirits, cider, sherry, dll.) hukumnya adalah haram.

Cuka Apel Pure & Simple dibuat dlm 2 proses fermentasi yang berkelanjutan (tidak terputus), yaitu fermentasi tahap I (pengubahan glukosa menjadi alkohol) dan fermentasi tahap II (pengubahan alkohol menjadi asam cuka) maka hukumnya halal.

APAKAH MENGANDUNG ALKOHOL?
Cuka Apel Pure & Simple tidak mengandung alkohol, karena sudah menguap seiring dengan proses fermentasi hingga menjadi cuka. Segala jenis fermentasi pada makanan dan minuman pada tahap awal alkohol pasti akan terbentuk, bahkan tape traditional yang dikonsumsi itu masih mengandung alkohol, karena proses fermentasinya belum hingga menjadi cuka.

Baca FAQ kami untuk menemukan jawaban yang Anda cari.

Apple Cider Vinegar, is it Halal? 

Vinegar is mostly acetic acid which is made by a bacteria known as acetobacter- a common bacteria. If acetobacter gets into wine it gradually turns the alcohol into acetic acid: this is how vinegar is produced.

Apple Cider Vinegar is produced by two successive microbial processes. The first being an alcoholic fermentation (which is Haraam) and the second an oxidation of alcohol by aceto bacter, when it’s molecular structure is changed and it ceases to be an intoxicant. In ACV the intoxicating factor is destroyed by the microbial process of oxidation hence it becomes permissible.

Islam permits any variety of vinegar to be used as a condiment or preservative. (Muslim Food Guide – Page A26/27)

Checked and authorised as correct by Hadhrat Maulana Mufti Abdullah Sahib on: 30th July 2003 –
Also by The Suyuti Institute 2013